
Anak anjing Beagle ini dibuat dari sel-sel anjing pelacak bernama Huahuangma yang dijuluki "Sherlock Holmes". Kloning dari anjing berusia tujuh tahun ini dilakukan sebagai percobaan untuk mengurangi waktu dan biaya pelatihan anjing pelacak polisi ke depannya.
Huahuangma berhasil membantu memecahkan 12 kasus pembunuhan dan berpartisipasi dalam 20 kasus kriminal lainnya. Pada 2016 ia mendapat penghargaan kelas pertama oleh Kementerian Keamanan Publik China, seperti dilansir dari CNN.
Kloning gen baik dari Huahuangma ini diharapkan bisa melindungi benih baik itu dan diturunkan ke generasi berikutnya. Perusahaan Beijing itu akan melakukan proyek ini bersama dengan Universitas Pertanian Yunan dan Kementerian Keamanan Publik, seperti dikutip dari Xinhua.Sampel DNA Huahuangma diambil dari contoh kulitnya yang diambil pada September 2018. Isi dari sel somatik itu lalu ditanamkan ke sel telur dengan inti yang sudah disingkirkan. Embrio ini kemudian dipindahkan ke indukan anjing Beagle pengganti. DNA Kunxun 99 persen serupa dengan Huahuangma, seperti dilaporkan harian China, Global Times.
Kunxun lahir sehat dengan berat 540 gram dan panjang 23 sentimeter, seperti dilaporkan Sinogene Bioteknologi yang berbasis di Beijing.Saat berusia 3 bulan, ia diterbangkan ke Stasiun Anjing Polisi di Kunming provinsi Yunan untuk memulai pelatihan pada 5 Maret lalu. Peneliti Wan Jiusheng mengungkap kepada Science and Technology Daily bahwa anjing itu menunjukkan potensi yang lebih baik dari anjing non kloning.
China bukan negara pertama yang melakukan kloning pada anjing polisi. Pada 2007, Korea Selatan telah melakukan kloning pada anjing pertama di negara itu. (eks/eks)
https://ift.tt/2FFYuiF
March 28, 2019 at 09:40AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "China Latih Anjing Polisi Terbaik Hasil Kloning"
Posting Komentar