Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto membuka poin bagi Indonesia setelah menundukkan Loh Kean Hean/Han Zhuo Toh 21-16, 19-21, dan 21-19 dalam waktu 46 menit.
"Lawan sangat bagus. Permainannya bagus, semangat dan tanpa beban juga. Terus game kedua kami kalah angin, semua pukulan rasanya berat. Di game pertama kami menang angin, enggak terlalu banyak tenaga. Di situ kami antisipasinya kurang siap. Jadi game kedua ketekan terus," ungkap Fajar dilansir dari rilis PBSI."Kuncinya kami jaga fokus dan komunikasi, yang penting yakin. Sebelum game 21, kami harus yakin bisa," kata Rian.
![]() |
"Game kedua pas sudah ketinggalan mikirnya nggak buat menang sih. Tapi bola kemana saja saya terus kejar dan jangan melakukan kesalahan. Terus apa yang dikasih tahu pelatih saya lakukan, lebih sabar. Strateginya bisa berjalan lancar," ujar Ruselli.
"Tapi tadi saya masih ada yang harus diperbaiki. Kaya tadi masih ada buru-burunya. Bola harusnya mati malah nyangkut. Yang kaya gitu harus dikurangi lagi kedepannya," kata atlet kelahiran Jakarta tersebut, mengevaluasi penampilannya.
"Di gim pertama strateginya sudah ketemu, tapi poin udah kejauhan. Jadi strategi tadi saya terapkan di game kedua dan tiga. Tadi saya lebih ke persiapan mentalnya, saya mau tahan apa nggak. Karena tipenya dia kan menyerang dan reli. Jadi saya bersiap capek. Kuncinya di situ," ungkap Shesar.
Pada laga semifinal yang berlangsung Sabtu (23/3), Indonesia akan menghadapi Jepang yang mengalahkan Malaysia pada laga perempat final dengan skor 3-0. (nva/jal)
https://ift.tt/2OjH2mK
March 23, 2019 at 06:35AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Indonesia Berjuang Keras ke Semifinal Kejuaraan Beregu Asia"
Posting Komentar