Gama mengatakan justru tim seperti Timnas Indonesia U-23 dan tuan rumah Vietnam yang merasakan tekanan. Pasalnya, Thailand sudah dipastikan lolos ke Piala Asia U-23 2020 dengan status tuan rumah.
"Kami datang ke turnamen ini tanpa tekanan. Saya pikir tekanan ada di tim lain, karena kami sudah dipastikan lolos ke putaran final. Tapi, ini turnamen besar untuk timnas Thailand dan kami ingin menunjukkan level permainan tim dan melihat kondisi pemain," ujar Gama dikutip dari Thai FA.Lebih lanjut Gama menganggap setiap tim di Grup K punya peluang yang sama. Pelatih asal Brasil itu bahkan menolak meremehkan Brunei Darussalam yang dianggap sebagai tim terlemah di Grup K.
Timnas Thailand menjalani laga kualifikasi tanpa beban karena sudah lolos ke putaran final dengan status tuan rumah. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana) |
"Setiap pemain Thailand yang datang ke sini tahu kami harus memberikan yang terbaik. Kami harus menunjukkkan kalau kami punya kualitas. Kami juga ingin mendapatkan pertandingan yang bisa membantu tim berkembang," sambung Gama.
[Gambas:Video CNN] (har/ptr)
https://ift.tt/2Ybr42x
March 22, 2019 at 10:18PM
Bagikan Berita Ini
Timnas Thailand menjalani laga kualifikasi tanpa beban karena sudah lolos ke putaran final dengan status tuan rumah. (ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)
0 Response to "Pelatih Thailand: Timnas Indonesia U-23 Merasakan Tekanan"
Posting Komentar