
Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan rehabilitasi dilakukan di Balai Rehabilitasi Sosial Anak yang Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani. Mereka dibawa ke balai dalam empat kloter secara bertahap.
"Tiga kloter dikirim oleh Polda Metro Jaya dengan jumlah 27 anak dan 25 sisanya berasal dari Polres Jakarta Barat," katanya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Minggu (26/5).
Agus mengatakan, untuk rehabilitasi pihaknya melakukan penilaian atas masalah yang dihadapi anak-anak sehingga mereka terlibat dalam kerusuhan 22 Mei. Penilaian akan mencakup identitas pribadi, kronologi keikutsertaan, bagaimana keterlibatan mereka dalam kerusuhan 22 Mei dan apa pandangan mereka tentang kejadian tersebut.
Penilaian juga akan dilakukan terhadap harapan anak-anak setelah peristiwa 22 Mei terjadi. Ia mengatakan dalam melakukan penilaian tersebut, balai rehabilitasi akan dibantu oleh tiga orang psikolog dan sepuluh satuan Bhakti Pekerja Sosial.
"Penilaian merupakan bagian penting dalam tahapan rehabilitasi sosial anak-anak ini dan akan menjadi dasar untuk menerapkan berbagai teknik rehabilitasi sosial agar anak-anak tersebut kembali memiliki kapabilitas sosial dan tanggung jawab sosial," katanya.
Selain penilaian tersebut, Agus mengatakan anak-anak juga akan diperiksa secara medis. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui dan memastikan kondisi fisik mereka.
Ia mengatakan selama pemeriksaan dan penilaian tersebut, anak-anak cukup koperatif .
(agt)
http://bit.ly/2HUoEy5
May 26, 2019 at 11:39PM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Kemensos Rehabilitasi 52 Anak Terlibat Kerusuhan 22 Mei"
Posting Komentar