Sandi Incar Potensi Ekspor Mete Wonogiri

Jakarta, CNN Indonesia -- Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi sentra pengusaha kecil dan menengah usaha kacang mete Wonogiri, Selasa (29/1).

Dia mendatangi kediaman rumah Samsiah di Gapura Gayam, Tukluk, Kecamatan Ngadirojo, Wonogiri. Sandi melihat langsung proses produksi kacang mete itu dari pengupasan, penggorengan hingga pengemasan yang dilakukan secara tradisional.

Daerah Ngadirejo dan Jatiserono merupakan sentra pengrajin kacang mete. Ada sekitar 400-500 UKM yang menggantungkan ekonominya pada komoditas tersebut.


Sandi menegaskan kacang mete ini bisa berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan penjual hingga petani jambu mete, bahkan untuk komoditas ekspor. Tetapi ada syaratnya.

"Salah satunya untuk meningkatkan produksi adalah memoderenisasi alat, kemasan dan kualitas. Ini potensi yang besar. Dan menjadi sasaran progran ekonomi Prabowo Sandi, menggerakkan ekonomi rakyat, khususnya daerah pedesaan," kata Sandi.

Salah satu warga, Arief menuturkan bantuan untuk memisahkan biji mete dengan kulitnya sudah pernah ada, tapi sayangnya justru merusak mete tersebut, sehingga menurunkan kualitas.

"Malah rusak pak pakai alat, jadi kembali ke manual, mungkin alatnya nggak pas," ucap Arif.


Terkait dengan hal itu, Sandi menjanjikan program OK OCE untuk mendampingi para petani hingga penjual mete. "OK OCE, akan hadir di Wonogiri untuk melakukan pendampingan, permodalan hingga pemasaran. Sehingga penghasilan akan meningkat dan menyerap tenaga kerja lebih banyak lagi," katanya.

Sebelum meninggalkan tempat, Sandi membeli satu kilo kacang mete dengan merek dagang Hj Samsiah. "Buat ngemil di mobil," ucap Sandi. (asa/asa)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2SgJaQs

January 29, 2019 at 11:20PM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Sandi Incar Potensi Ekspor Mete Wonogiri"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.