Setelah sukses jadi juara Liga 1 2018, Persija melakukan perubahan. Gede dan Rafil Perdana mundur. Selain Ferry yang jadi CEO, Kokoh fiat kini menjabat sebagai Direktur Utama Persija.
Kokoh menyebut Persija ingin mengembangkan struktur organisasi. Dari sebelumnya satu direktur yang diemban Gede, ditambah menjadi empat direktur yakni Direktur Utama, Wakil Direktur, Direktur Keuangan, Direktur Marketing dan Direktur sepak bola yang selama ini dikelola Gede."Yang bertanggung jawab mengelola Persija pada waktu itu Pak Gede, dari mulai keuangan, marketing, sepak bola, semua dikelola Pak Gede. Saya di struktur [organisasi Persija] sebagai komisaris pada saat itu, tapi diminta untuk mengawasi dan membantu mengelola keuangan."
![]() |
Dengan demikian, tugas-tugas yang dijalankan oleh Gede selama dua tahun di Persija akan dipegang oleh Ferry mulai saat ini.
Ferry Paulus mengatakan aksi mengundurkan diri di koorporasi adalah hal biasa. Mundurnya Gede dari direksi tidak mengubah Persija.
Di tangan Gede, Ferry mengakui banyak transformasi besar yang dibuat. Banyak prestasi luar biasa baik di internal manajemen maupun tim. Terlebih tahun 2018 lalu, Persija meraih tiga prestasi juara.
"Atas nama Persija, saya ucapkan terima kasih ke Pak Gede. Beliau yang melahirkan transformasi luar biasa untuk Persija dari tahun sebelumnya."
"Tidak ada yang boleh lebih besar dari Persija. Pemain, ofisial, pelatih boleh berganti tapi elemen itu tidak boleh lebih besar dari Persija-nya. Persija adala klub besar yang berdiri sejak 1928," terangnya. (TTF/ptr)http://bit.ly/2SKmEQB
February 10, 2019 at 02:18AM
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Jadi CEO Persija, Ferry Paulus Emban Tugas Gede Widiade"
Posting Komentar