Prabowo: Kita di Ambang Kemenangan, Tapi Ojo Dumeh

Solo, CNN Indonesia -- Sepekan jelang pencoblosan, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto kian optimis menuai hasil yang positif di Pilpres 2019. Pasalnya, Prabowo mengaku mendapat hasil survei dari sejumlah lembaga yang menyebut pihaknya unggul hingga 63 persen suara.

Prabowo mengatakan ada sejumlah survei dari beberapa lembaga, baik nasional maupun internasional, yang menyatakan dirinya unggul dari Joko Widodo. Namun ia tak menyebut satu pun nama lembaga survei yang dimaksud.

"Hitungan lembaga dalam dan luar negeri, kita berada dalam posisi antara 58-63 (persen)," kata Prabowo di atas panggung Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4).

Meski tak menyebut nama lembaga yang dimaksud, putra begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo tersebut menganggap survei dari lembaga itu memiliki hasil yang akurat dan benar.

"Bukan lembaga-lembaga abal yang menjual diri, bukan lembaga survei yang membohong-bohongi rakyat," imbuhnya.


Kendati demikian, Prabowo mengingatkan para pendukungnya agar tidak lengah. Ia meminta kader dari partai pendukung dan simpatisan untuk turut mengawasi tempat pemungutan suara (TPS) pada 17 April 2019 nanti.

"Kita di ambang kemenangan tapi kita tidak boleh besar kepala, ojo dumeh, kita harus eling, dan wospodo," ajak Prabowo.

Kehadiran Prabowo dalam rangka kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, mendapat sambutan meriah. Baik tribun maupun lapangan Stadion Sriwedari terisi penuh oleh peserta kampanye yang datang dari sejumlah daerah di Jawa Tengah.

Dalam kampanye ini, Prabowo ditemani sejumlah tokoh koalisi oposisi. Mereka di antaranya adalah Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais, Rachmawati Soekarnoputri, Hidayat Nurwahid, hingga Neno Warisman, hingga mantan Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo.

Sekadar diketahui Direktur Kampanye BPN Sugiono merilis hasil survei internal yang menunjukkan Prabowo-Sandi meraih 62 persen, sedangkan Jokowi-Ma'ruf 38 persen.

"Kita tidak tahu mengapa hasilnya berbeda. Kita tidak melakukan survei bersama," ujar Sugiono menjelaskan survei internal BPN berbeda dari survei kebanyakan, di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Senin (8/4).

Namun survei itu menunjukkan sejumlah kejanggalan seperti tidak adanya periode survei, tingkat kesalahan atau margin of error, dan juga tidak ada undecided voters serta swing voters.

[Gambas:Video CNN] (bin/osc)

Let's block ads! (Why?)



http://bit.ly/2UJKEEh

April 11, 2019 at 01:13AM

Bagikan Berita Ini

Related Posts :

0 Response to "Prabowo: Kita di Ambang Kemenangan, Tapi Ojo Dumeh"

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.